SUNGI WETAN â Pelaksanaan Car Free Day (CFD) Mobile Kecamatan Pohjentrek kembali bergulir dan kini bergeser ke Desa Sungi Wetan. Pelaksanaan kali ini menghadirkan "warna baru" yang tampil beda dan memukau, memadukan semangat olahraga pagi dengan atraksi seni musik khas kawasan setempat.
Kemeriahan acara makin bernilai dengan kehadiran kembali Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, yang hadir mengapresiasi inovasi serta konsistensi pemerintah desa dan masyarakat Pohjentrek dalam menghidupkan gelaran CFD Mobile.
Drum Band Sungi Wetan Jadi Magnet Utama
Desa Sungi Wetan selama ini memang dikenal luas sebagai desa yang memiliki tradisi dan potensi kuat di bidang seni marching band atau drum band. Tak heran jika pada gelaran CFD kali ini, keunggulan lokal tersebut diangkat menjadi menu utama yang sukses memikat perhatian ribuan pengunjung.
Alunan musik yang megah, dentuman drum yang mantap, serta koreografi menawan dari tim drum band lokal membakar semangat warga sejak pagi hari. Penampilan impresif ini tidak hanya mengiringi aktivitas warga yang berolahraga, tetapi juga menjadi hiburan berkelas yang membangkitkan rasa bangga warga atas potensi daerahnya sendiri.
Apresiasi Legislatif atas Pelestarian Potensi Lokal
Di sela-sela kegiatan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan mengungkapkan kekagumannya atas terobosan Desa Sungi Wetan. Menurut beliau, keputusan untuk menampilkan drum band dalam gelaran CFD Mobile adalah langkah cerdas untuk menonjolkan kearifan dan identitas desa.
Kehadiran atraksi drum band ini membuktikan bahwa CFD Mobile Kecamatan Pohjentrek bukan sekadar ajang rutin bebas kendaraan bermotor, melainkan telah bertransformasi menjadi panggung budaya dan wadah ekspresi bakat lokal yang efektif, dinamis, serta dinanti-nantikan oleh masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini